Jember, 06 Februari 2018. Kebijakan Universitas terkait
sertifikat toefl sebagai syarat wajib untuk mengikuti ujian skripsi diamini dan
bahkan diapresiasi oleh Fakultas Agama Islam. Kebijakan tersebut merupakan
langkah awal menjadikan lulusan Universitas Islam Jember dapat berkompetisi
dilevel Internasional.
Kebijakan ini sudah berlangsung sekitar 2 tahun yang
lalu. Dari kebijakan tersebut mahasiswa selaku elemen penting dalam rangka memajukan
bangsa dan masyarakat dapat mengikuti perkembangan zaman yang sudah sangat
kompetitif.
Menururt Imam Ghozali, S.S,. M. Pd. Selaku Kepala Unit Pelayanan Teknis Bahasa Universitas Islam Jember mengatakan “ada nilai positif selain karena sebagai
pendamping Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI) hal tersebut juga dapat
meningkatkan kemampuan mahasiswa berbahasa inggris standart, bahkan kedepan
rencananya akan ditingkatkan kepada kemampuan berbahasa arab lebih-lebih khusus
mahasiswa Fakultas Agama Islam.”
Hal tersebut sangat logis mengingat kampus yang berada
dibawah Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama’ mengusung misi tidak hanya membentuk dan
menghasilkan lulusan yang berkemampuan tinggi serta profesional dalam rangka
menghadapi masalah global, tetapi juga cakap dan mempunyai karekter Ahlussunah
Wal Jamaah. Maka standart kemampuan berbahasa tidak hanya bertumpu kepada toefl
saja tetapi perlu diimbangi dengan kemampuan berbahasa arab.
“toefl sebagai syarat wajib agar bisa lulus, sangat
penting karena kebutuhan terhadap kualitas lulusan sangat dipertimbangkan dalam
dunia kerja.” Begitu komentar dari wakil dekan Fakultas Agama Islam, Dra. Hj.
Mar’fuah, M. Pd. I, bahkan dia menambahkan untuk persyaratan beasiswa pasca
sarjana mewajibkan kemampuan berbahasa inggris.
Menurut sebagian kecil mahasiswa, pesyaratan tersebut
sangat sulit tetapi mereka mau berjuang untuk bisa lulus tepat waktu dan merasa
bangga karena kemampuan lulusan UIJ tidak dapat diremehkan dan menjadikan
kampus hijau ini sebagai World Class
University.