UI JEMBER–
Wakil Gubernur Jatim,, Drs Saifullah Yusuf, (Gus Ipul) meresmikan
penggunaan gedung rektorat Universitas Islam Jember (UIJ), Selasa melam
kemarin. Didampingi Bupati dr Faida, Wabup KH Abdul Muqit Arief, dan
sejumlah tokoh NU Jember, Gus minta UIJ mempelopori keberadaan kampus
yang sehat dan bermartabat.
Menurut
Gus Ipul, kampus yang sehat sudah menjadi tuntutan yang harus dipenuhi
oleh semua pihak, agar menarik minat masyarakat untuk masuk di dalamnya.
“Sudah bukan jamannya kampus dikelola asal-asalan sekarang ini,”
ujarnya.
Ada empat hal, kata Gus Ipul, untuk mengelola kampus agar diminati masyarakat. Yakni, lulusannya harus memiliki sikap spiritual happiness(kebanggaan semangat) . Dan ini, kata Gusd Ipul, seakan menjadi modal penting dan utama.
Yang kedua, lanjut Gus Ipul, kampus harus memiliki intelectual happiness (kebanggan
intelektual). Artinya, kata Gus Ipul, di dalamnya banyak terdapat para
intelektual yang handal, sehingga membawa nama kampus menjadi harum.
Yang tak kalah pentingnya, lanjut ketua PBNU itu, kampus harus memiliki physical happiness.
Yakni, penampilan, tata kelola bangunan, serta lingkungan yang bagus
dan menarik. “Ini menjadi syarat penting terpenuhinya kampus modern.
Kampus mampu menghadirkan fisik yang baik, tidak asal-asalan,”
tandasnya.
Selanjutnya yang keempat, kata gus Ipul kampus harus memiliki material happiness. Yakni,
mampu memberi kesejahteraan yang memadai bagi semua civitas akademika.
“Apalagi dengan ditambah spiritual dan kejujuran,” tuturnya. Dalam
kesempatan itu, Gus Ipul memuji keberadaan Kampus UIJ yang yang lebih
banyak mandiri, ketimbang menjagakan bantuan pihak lain. “Sepintas
kampus UIJ cukup bagus. Entah kalau kita cek ke belakang, termasuk kamar
mandi dan WC-nya,” guraunya..Bupati Jember, dr Faida, MMR, juga merasa
bangga dengan gedung rektorat baru tersebut. Dengan adanya gedung
tersebut, kata Faida, akan menjadi bagian penting bagi pembangunan
sumberdaya manusia di UIJ. “Tidak hanya bermanfaat di dalam UIJ saja,
tapi juga di luar kampus” katanya. UIJ, kata dia, merupakan kebanggaan
dari warga NU, yang mayoritas di daerah ini.
Dia
berharap agar UIJ bisa lebih mengembangkan marketingnya, agar
masyarakat di pelosok desa bisa mengetahui keberadaan UIJ. Selain itu,
Bupati Faida juga berharap agar UIJ bisa bersinergi dengan pemkab
Jember dalam melaksanakan 22 program kerja bupati.
Bahkan
Faida mengingatkan kembali bahwa pihakinya telah menyiapkan 5.000
beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal Jember. “Saya minta UIJ banyak
mendapat beasiswa tersebut,” tandasnya. Dia juga minta agar pimpinan UIJ
banyak menjalin kemiteraan dengan pemkab, dalam rangka membangun Jember
menjadi lebih baik.
Sementara
itu, Ketua Yayasan, Dr KH Abdullah Syamsul Arifin MHI (Gus Aab) mengaku
bersukur, saat ini UIJ masih bertahan di antara banyaknya perguruan
tinggi swasta yang ada di Jember. Oleh karena itu, pihaknya butuh
dukungan dari semua pihak, khususnya pemkab dan pemprov agar bisa lebih
berkembang.
Menurut
Gus Aab, banyak alumni UIJ yang telah berkiprah di masyarakat dan
pemerintahan. “Mas Ayub Junaidi (wakil ketua DPRD Jember,red) termasuk
alumninya UIJ,” ujar Gus Aab, sambil melirik ketua GP Ansor Jember itu. (Humas UIJ)